Ramai, lalu sunyi
Tidak tahu apa yang terjadi
Aku terus melangkah
Berdiri, lalu berjalan
Berjalan, lalu terjatuh
Apa yang kupikirkan?
Tak seorangpun bisa menjelaskan
Kelam, gelap, dan suram
Hanya terlihat setitik putih cahaya
Kesedihan yang mucul dari ketakutan terbesarkulah yang
Menggerogoti kefokusanku
Terlalu banyak batu menghadang
Terlalu sering angin bertiup
Itukan alasannya?
Dimana aku harus mencari jawabannya?
Panas terik sinar mentari
Tak bisa lelehkan pikiran abstrak itu
Dingin yang menusuk pun
Tak bekukannya
Terasa sakit di kelembutan ini
Bau busuk di keharuman ini
Keganjilan di kebenaran, kekhawatiran di ketenangan
Tidak terjelaskan
made by me :)
No comments:
Post a Comment